Powered By Blogger

tampilan jam

Jumat, 02 Desember 2011

kerambit

kerambit adalah senjata tradisional minangkabau, biasanya dipergunakan untuk silat harimau karena senjata karambit ini mirip dengan taring harimau, sayatan karambit bisa memutuskan urat-urat saraf pada bagian yang terkena sayatan karambit, senjata ini sudah mulai dikenal di manca negara,bentuk nya mirip seperti bumerang namun pada gagangnya ada pengait yang bisa digunakan sebagai tumpuan dalam genggaman tangan.

pada silat harimau,senjata karambit di pelajari dulunya bagi datuk atau petinggi pejabat pada masa dulunya,namun sekarang sudah dipopulerkan guna mengantisipasi kelangkaan budaya minangkabau nantinya,dengan demikian timbul semangat untuk melestarikan budaya bangsa, para pandeka silat harimau memainkan karambit dengan lincah penuh kosentrasi agar tidak terjadi cedera pada saat memainkan senjata ini. dalam latihan bertarung menggunakan karambit di butuhkan 2 orang peraga untuk mengaplikasikan gerakan silat dengan tujuan memudahkan pemahaman penggunaan alat bagi pandeka muda yang baru belajat senjata karambit, awalnya dipelajari teknik memainkan karambit dengan satu tangan,memutar,menyabet,memasukan ke dalam sarung senjata, kemudian baru bertahap masuk kedalam langkah dasar silat harimau,hingga pandeka muda kenal dengan gaya silat harimau,melompat,bantingan, sapuan cengraman, dan dorongan. setelah mahir para pesilat baru masuk ke gerakan silat pertarungan yang bertujuan mengaplikasikan serta memahami arti dari semua gerakan silat.
memainkan karambit perlu naluri batin tersendiri hingga mencapai kosentrasi penuh seperti bertarung sungguhan dengan harimau hingga diperoleh gerakan silat harimau dalam memainkan karambit dengan tajam dan sempurna, baik itu ketajaman mata, gaya cengraman dan lentingan lompatan harus pas pada sasaran yang dituju,kalau tidak berhati-hati bisa melukai pemain silat itu sendiri,dalam latihan silat harimau menggunakan senjata harus asli tidak boleh menggunakan senjata palsu seperti senjata mainan,terbuat dari kayu atau bahan yang tidak melukai,hal demikian bertujuan agar para pesilat membiasakan diri berhadapan langsung dengan senjata tajam dan akirnya mental keberanian dalam bertarung bebas tidak timbul rasa takut.
silat harimau tidak dituntut kemampuan fisik semata namun juga keberanian yang tinggi,dalam ujian akhir para pesilat di uji kemampuannya mulai dari pemahaman silat,gerakan silat,dan uji nyali seperti mental di uji untuk memainkan silat harimau dengan mata ditutup dengan kain hitam kemudian memainkan gerakan silat pada tengah malam sekitar jam satu pagi,awalnya pesilat bermain silat dengan gurunya dalam keadaan mata tertutup,namun ditengah permainan silat dengan tiba-tiba posisi guru digantikan oleh seekor harimau karena banya pengalaman para pandeka muda mengalami mereka merasakan bulu halus dan bau seperti mengengat hidung,dalam kondisi demikian pesilat tidak boleh gentar dan takut dalam memainkan silat sampai akir gerakan,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar